kota bandung
Pembangunan Flyover Arjuna Berdampak Terhadap Kinerja DKPP Dibutuhkan Solusi Tepat
TANGANMEDIA ; Kota Bandung.- Pembangunan flyover Arjuna Kota Bandung yang tengah berlangsung memiliki dampak buruk terhadap kinerja Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung. Hal ini disebabkan karena kantor DKPP berada persis di lokasi pembangunan flyover tersebut.
Selain kemacetan dan kekumuhan depan kantor yang kemudian menjadi fenomena keseharian, sampah menumpuk setiap sudut sepanjang pagar proyek dekat lingkungan kantor. Keadaan lingkungan kantor menjadi terkesan kumuh dan kotor, apalagi di musim hujan saat ini.
Salah satu dampak yang dirasakan oleh DKPP adalah rembesan air tanah ke gedung kantor. Rembesan air tanah ini terjadi pada saat kemarau maupun musim hujan. Pada saat kemarau, rembesan air tanah masuk melalui lubang-lubang lantai kantor. Hal ini diduga akibat tekanan dari alat berat yang digunakan untuk menyimpan tiang-tiang jalan flyover. letak, kontur, dan kapasitas saluran drainase sementara yang buruk tidak mampu menampung debit air hujan dan limpasan permukaan yang besar sehingga limpas berbalik kedalam kantor. Tentu saja selain tekanan alat berat untuk membuat lubang-lubang di depan kantor itu.
Pada musim hujan, rembesan air tanah semakin parah. Saluran air di luar halaman kantor yang akan dipakai sebagai badan jalan flyover tidak terkelola dengan baik. Akibatnya, air hujan menggenang di halaman kantor dan masuk ke dalam gedung. Setiao selesai hujan sudah dipastikan banjir dan air dengan sukarela masuk ke dalam kantor termasuk ruang-raung kantor dan warga DKPP harus kerjabakti untuk membereskan supaya besok harinya bisa digunakan lagi untuk kerja.
Akibat rembesan air tanah ini, kinerja DKPP terganggu. Dua bangunan kantor yang menempel dengan rencana badan jalan flyover mengalami banjir. Dua bangunan ini dihuni oleh tiga bidang yang berbeda. Salah satu bidang sudah pindah menempati aula kantor yang seharusnya untuk rapat. Dua bidang lagi masih bertahan pada bangunan lama dengan keadaan serba salah. Air menggenang di kantor harus berhadapan dengan kerjaan kantor yang harus kelar.
Bangunan kantor DKPP termasuk bangunan tua bahkan terkategori heritage sehingga sangat rentan terhadap gangguan kerusakan. Selain polemik tentang bangunan heritage yang tidak berkesudahan, dampak yang tidak terperhatikan banyak pihak adalah kinerja kantor DKPP yang sangat terganggu. Mudah-mudahan para pihak proyek flyover tersebut segera dapat menyelesaikan proyek flyover dan DKPP mendapat kepastian dan kenyamanan bekerja kembali.
Solusi Jangka Pendek
Untuk mengatasi dampak buruk pembangunan flyover Arjuna terhadap kinerja DKPP, diperlukan solusi jangka pendek dan jangka panjang.
Solusi jangka pendek yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut:
Melakukan perbaikan saluran air di luar halaman kantor DKPP. Saluran air harus dibuat lebih lebar dan dalam agar dapat menampung air hujan dengan baik.
Memasang pompa air di dalam gedung kantor DKPP. Pompa air ini dapat digunakan untuk menyedot air yang masuk ke dalam gedung.
Memindahkan bidang-bidang yang terdampak banjir ke ruangan lain yang lebih aman.
Solusi Jangka Panjang
Solusi jangka panjang yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut:
Membangun gedung kantor DKPP yang baru di lokasi yang aman dari dampak pembangunan flyover.
Meningkatkan kualitas pengawasan terhadap pembangunan flyover Arjuna. Hal ini dilakukan untuk mencegah dampak buruk yang lebih parah terhadap lingkungan sekitar.
Solusi Jangka Pendek yang Direkomendasikan
berdasarkan penjelasan di atas, untuk mengatasi dampak buruk pembangunan flyover Arjuna terhadap kinerja DKPP adalah dengan memperbaiki saluran air di luar halaman kantor DKPP. Saluran air harus dibuat lebih lebar dan dalam agar dapat menampung air hujan dengan baik. Hal ini dapat dilakukan dengan cara:
Memperluas saluran air yang ada.
Menambah saluran air baru di lokasi yang tepat.
Meningkatkan kapasitas saluran air dengan menambah kedalamannya.
Solusi ini merupakan solusi jangka pendek yang paling efektif dan efisien untuk mengatasi permasalahan ini. Solusi ini juga dapat dilakukan dengan cepat dan mudah, sehingga dapat mengurangi dampak buruk pembangunan flyover Arjuna terhadap kinerja DKPP.
Tanggung Jawab DKPP dan Kontraktor Flyover
DKPP dan kontraktor flyover harus bekerja sama untuk mengatasi dampak buruk pembangunan flyover Arjuna terhadap kinerja DKPP. DKPP harus memastikan bahwa perbaikan saluran air dilakukan dengan cepat dan tepat. Kontraktor flyover harus bertanggung jawab atas dampak buruk yang ditimbulkan oleh pembangunan flyover tersebut.
Berikut adalah beberapa langkah yang dapat dilakukan oleh DKPP dan kontraktor flyover untuk mengatasi permasalahan ini:
DKPP harus segera berkoordinasi dengan kontraktor flyover untuk membahas solusi jangka pendek yang akan dilakukan.
DKPP harus menyediakan anggaran yang diperlukan untuk perbaikan saluran air.
Kontraktor flyover harus segera memulai perbaikan saluran air.
Dengan kerja sama yang baik antara DKPP dan kontraktor flyover, diharapkan dampak buruk pembangunan flyover Arjuna terhadap kinerja DKPP dapat segera diatasi.
Red
Via
kota bandung


Posting Komentar