Tidak Kebagian Kursi, Anak-Anak dan Lansia Berdiri di Gerbong, Ayep : KA Siliwangi Kapasitas 150 Persen
| Penumpang lansia saat mencari kursi kosong di gerbong KA Siliwangi, Kamis (18/4/24). *poto eko |
Cipatat - tanganmedia.com - Puluhan pelanggan kereta api (KA) lokal relasi Sukabumi-Cipatat terpaksa harus berdiri di setiap gerbong karena tidak memiliiki nomor kursi, ironisnya, pemandangan ini banyak terlihat anak-anak dibawah umur dan lanjut usia (lansia).
Kondisi di dalam gerbong KA, diketahui masih banyak kursi kosong yang kemudian dapat diduduki oleh para pelanggan khususnya oleh anak-anak dan para lansia, yang tengah berdiri, namun bersifat kondisional.
"Saya berdiri karena, tiket yang saya dapat tidak tertera no kursi, sehingga saya dan kedua anak saya harus berdiri," kata Ratna, Kamis (18/4/24).
| Kondisi dalam gerbong KA Siliwangi relasi Sukabumi-Cipatat banyak penumpang berdiri *poto eko |
Warga Cianjur ini mengaku sempat hendak menduduki sejumlah kursi yang nampak kosong, namun khawatir nantinya mendapat teguran dari petugas KA, sehingga memilih untuk tetap bediri.
"Sebetulnya masih ada sih kursi kosong, namun tidak berani untuk duduk, takut nanti ada penumpang yang berhak duduk dikursi tersebut, kan nanti bisa saja ada penumpang naik di stasiun berikutnya," ujarnya.
Hajah Rodiah, pelanggan KA ini mengaku berusia 60 tahunan, bersama anaknya (dewasa) ia terpaksa harus berdiri karena tidak memiliki jatah kursi, meski demikian ia sempat mendapat arahan dari petugas.
"Saya harus berdiri, dan tadi saya juga dikasih tau sama petugas, kalau ada kursi kosong duduk aja, nanti kalau ada penumpang lain yang sesuai dengan nomor kursi, baru gantian," ungkap warga Cipeyeum.
| KA Siliwangi padat, banyak penumpang anak-anak dan lansia berdiri. *poto eko |
Meski demikian, Bu Iyah (nama panggilan) tidak diarahkan untuk duduk disalah satu kursi kosong, hingga akhirnya memilih tetap untuk berdiri bersama anak dan para penumpang lainnya.
"Saya berdiri aja kang, tadi emang dikasih tahu ada kursi kosong sama petugas tapi tidak arahkan, 'duduk disini bu' enggak kang, takutnya saya duduk nanti berdiri lagi karena ada penumpang," imbuhya.
Sementara itu, Manager Humas Daop 2 Bandung, Ayep Hanapi menjelaskan, KA Siliwangi merupakan KA penumpang lokal kelas ekonomi dengan kapasitas penumpang 150 persen.
Pada GAPEKA 2023, KA Siliwangi memiliki nomor 331, 333, dan 335 untuk rute Cipatat-Sukabumi, dan untuk Sukabumi-Cipatat memiliki nomor KA 332, 334, dan 336," jelasnya.
"Stasiun pemberhentian antara lain Stasiun Cipatat, Cipeuyeum, Ciranjang, Cianjur, Cibeber, Lampegan, Cireungas, Gandasoli, dan Sukabumi," pungkasnya.***


Posting Komentar