Angka DBD di Jabar dan Garut Tinggi, ini Yang Harus di Lakukan Pemprov dan Pemkab
Bandung, tanganmedia - Jumlah masyarakat Jawa Barat (Jabar) yang terkena Demam Berdarah (DBD), jumlahnya mencapai 11.729 orang, sedangkan jumlah angka kematian yang di akibatkan oleh penyakit DBD mencapai 105 orang.
Bahkan, angka ini kemungkinan akan terus bertambah Peningkatan kasus tersebut memicu respons serius dari Pemerintah Provinsi Jabar dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
"Daerah yang terdapat kasus meninggal dunia akibat DBD adalah Subang, Kota Bandung, Kabupaten Bandung Barat dan Kota Bogor," kata Wakil Ketua DPRD Jabar, Ade Ginanjar.
Sementara di Kabupaten Garut sendiri jumlah yang terkena DBD dari Januari sampai dengan Maret 2024 jumlahnya mencapai lebih dari 700 orang, namun tidak terdapat adanya angka kematian.
"Ya, jumlahnya sampai bulan Maret ini sudah mencapai kurang leibih 700 orang yang terkena DBD," ujar legislator Partai Golkar asal Dapil Kabupaten Garut, Sabtu (9/3/24).
Menurutnya, angka DBD di tahun 2024 di Kabupaten Garut jika dibandingkan dengan tahun 2023 ada sebanyak 786 kasus artinya jelas mengalami peningkatan yang sangat tinggi.
"Pada tahun 2023 itu sebanyak 786 kasus, sementara baru 3 bulan di tahun 2024 ini telah menemukan kurang lebih 700 kasus, artinya setengahnya dari kasus tahun lalu," ungkapnya.
Untuk peningkatan yang terkena DBD, lanjut Ade Ginanjar, hampir melanda di semua wilayah di Kabupaten Garut, terutama di daerah perkotaan dan bagian Garut Utara.
"Banyak faktor yang mengakibatkan jumlah yang terkena DBD meningkat, misalnya dari lingkungan yang tidak bersih dan terawat," terangnya.
"Apalagi saat ini curah hujang tinggi tentunya genangan air juga akan menjadi salah satu faktor," sambungnya.
Untuk itu, Ade Ginanjar menghimbau agar Dinas Kesehatan baik Provinsi Jabar atau Kabupaten Garut diharapkan dapat terus memberikan edukasi pada masyarakat agar selalu hidup sehat serta menjaga kebersihan lingkungan sekitar.
"Selalu terus mensosialisasikan pentinga menjga kebersihan lingkungan serta menjalankan 3M, ini tugas kita bersama, jangan hanya dibebankan terhadap pemerintah saja, masyarakat pun harus berperan aktip," pungkasnya.***


Posting Komentar