Adakalanya Bertanding, Adakalanya Bersanding, Benahi Bandung Barat
| Jelang Pilkada November 2024, PDIP PKS Demokrat Sepakat Kerjasama di KBB |
Bandung Barat, tanganmedia.com - Kejutan jelang Pilkada Kabupaten Bandung Barat (KBB) membuat dinamika politik semakin cair, hal ini terjadi pasca tiga Partai Politik (Parpol) memutuskan untuk berkoalisi atau kerjasama.
Tiga parpol tersebut yaitu PDIP, Partai Demokrat dan PKS, parpol yang sempat berbeda pilihan pada Pilpres 2024, namun diketahui telah bersepakat untuk membenahi KBB melalui Pilkada 2024.
"Saya ingin kutip perkataan Puan Maharani : adakalanya kita bertanding, adakalanya kita bersanding," kata Ketua DPD PKS KBB, Acep Hud.
Kepada awak media pasca deklarasi Rabu (8/5/24), Acep mengatakan, keputusan koalisi tiga partai ini memberi gambaran bahwa landskap koalisi politik nasional dan sengitnya pertarungan di Pilpres sangat cair dibawa ke ranah Pilkada.
"Koalisi tiga partai ini merupakan peristiwa sejarah di KBB, pondasi kuat koalisi PKS, PDIP, dan Demokrat bukanlah kepentingan pribadi, golongan, atau salah satu partai semata," katanya.
"Melainkan semangat besar untuk sama-sama berkolaborasi membenahi Bandung Barat," sambungnya.
PDIP, PKS dan Demokrat, lanjut Acep, memiliki komitmen untuk membangun pemimpin yang berintegritas, berpihak pada masyarakat kecil dan memiliki semangat untuk meningkatkan IPM.
"Koalisi ini, bisa jadi wadah besar untuk menyusun strategi, teman berdiskusi, menyusun arah kebijakan, dan menentukan pemimpin yang layak di Pilkada 2024," ujarnya.
Adapun kesepakatan yang dibangun oleh ketiga partai ini diantaranya adalah mengusulkan pasangan nama Bakal Calon Bupati (Bacabup) dan Bakal Calon Wakil Bupati (Bacawabup) ke DPP masing-masing.
"MoUnya banyak, ini baru tahap awal, nanti koalisi ini juga akan lakukan kerja-kerja politik secara bersamaan," ungkap Acep.
Sementara itu, Ketua DPC PDIP KBB, Ida Widaningsih menjelaskan, koalisi tiga partai ini tidak dibangun instan, komunikasi politik telah dilakukan jauh-jauh hari dan pembahasan panjang.
"Kita sepakat bergabung dengan Demokrat dan PKS sebagai langkah strategis dalam memperjuangkan kepentingan rakyat," jelasnya.
"Diperlukan langkah strategis, politik juga harus ditunjang legislatif yang solid, koalisi ini jadi momentum saling menginspirasi dan mendukung untuk kesejahteraan rakyat," pungkasnya.***


Posting Komentar