Dirgahayu Kabupaten Bandung, Robby : Bupati DS Banyak Prestasinya
| Agus Satria bersama Robby Ketua DPC Manggala Garuda Putih Kabupaten Bandung. |
Bandung, tanganmedia.com - Kabupaten Bandung berusia 383 tahun, tepat pada Sabtu (20/4/2024) ini, Bupati dan jajaran Pejabat di lingkup pemkab serta unsur pimpinan di Legislatif dan Yudikatif melaksanakan upacara.
Tidak hanya itu, usai upacara peringatan HUT Kabupaten Bandung, kemudian digelar sidang paripurna di DPRD, yang juga dihadiri oleh seluruh stekholder termasuk ormas.
"Hari ini merupakan momen penting bagi kita semua, dimana kita semua tengah berbahagia di hari jadi Kabupaten Bandung sekarang ini," kata Robby Anbia Soemantri.
Menurut Ketua Manggala Garuda Putih (MGP) Kabupaten Bandung ini, dihari jadi ini, harus di jadikan motivasi untuk melanjutkan perjuangan guna memajukan daerah yang dicintai.
"Kita ketahui bersama, berbagai capaian pembangunan dan ratusan prestasi serta penghargaan telah diraih dibawah kepemimpinan Bupati Dadang Supriatna (DS)," katanya.
Sebagai gambaran, pencapaian kinerja dapat dilihat dari meningkatnya realisasi pendapatan asli daerah (PAD) dari awalnya Rp 960 miliar pada 2020, menjadi Rp 1,3 triliun pada 2023.
"Bupati DS mampu mencatatkan prestasi gemilang dengan berhasil meningkatkan pembangunan secara signifikan, bahkan ada yang lebih fenomenal," ujar Robby.
"Mampu meningkatkan APBD Kabupaten Bandung dari awalnya hanya Rp 4,6 triliun pada 2021, menjadi Rp 7,4 triliun pada 2023," sambungnya.
Selain itu, pencapaian indikator makro sebagai hasil kinerja kolektif seluruh bidang pembangunan, raihan indeks pembangunan manusia (IPM) tahun 2023 mencapai 73.74 poin dan meningkat 0,58 poin.
"Padahal di tahun 2022, IPM hanya sebesar 73.16 poin, ini artinya Bupati Dadang berhasil membangun Kabupaten Bandung," paparnya.
Kemudian di bidang ekonomi, pasca Covid-19, laju pertumbuhan ekonomi (LPE) Kabupaten Bandung mampu tumbuh sebesar 3,56 persen pada tahun 2021 dan tahun 2023 sebesar 4,97 persen.
"Tingkat kemiskinan mengalami penurunan dari tahun 2022 sebesar 6,8 persen menjadi 6,4 persen di tahun 2023, begitu juga pengangguran turun dari 6,98 pada 2022 menjadi 6,52 persen di tahun 2023," urainya.
Program prioritas seperti insentif guru ngaji berikut BPJS Ketenagakerjaan, pinjaman modal bergulir tanpa bunga tanpa agunan, subsidi untuk petani, insentif RT RW dan Linmas.
"Lalu, Beasiswa ti Bupati (Besti), pembangunan 7.000 rutilahu, pembangunan 5 RSUD, pembangunan 28 sekolah baru dan program lainnya, merupakan bukti nyata yang telah dikerjakan," ucap Robby.
Meski demikian, banyaknya penghargaan merupakan pengakuan atas keberhasilan kinerja kolektif, menerima penghargaan bukan tujuan utama pembangunan.
"Tetapi, berbagai apresiasi tersebut harus menjadi semangat untuk lebih mamacu meningkatkan kinerja, ke depan Kabupaten Bandung harus terus menorehkan prestasi gemilang dalam pembangunan," pungkasnya.***


Posting Komentar