Dianggap Belum Siap Hadapi Praper, Adria Indra : Kami Harap Kejati Jabar Segera Menanggapi
Bandung, tanganmedia.com - Sidang Pra Pradilan (Praper) yang dimohonkan oleh salah satu tersangka dugaan korupsi proyek BOT Pasar Sindangkasih Cigasong Kabupaten Majalengka, Irfan Nur Alam (INA) diundur.
Diundurnya sidang perdana Prapradilan, Selasa (16/4/24) tersebut, disebabkan ketidak hadiran pihak termohon yaitu Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat (Jabar).
"Ya kang, sidang diundur hingga Selasa (23/4/24) atau pekan depan," kata salah seorang tim kuasa hukum INA, Adria Indra Cahyadi.
Kepada awak media, tim lawyer kantor hukum Ihza & Ihza Law Firm SCBD ini menyebutkan, Kejati Jabar dinilai belum siap mengahadapi gugatan Praper yang diajukan INA.
"Kami melihat Kejati belum siap menghadapi gugatan Praper yang diajukan kami, dan ini dibuktikan dengan belum hadirnya Kejati hari ini," ujar Adria.
Dia menjelaskan, Kejati Jabar agar segera menaggapi gugatan Praper, pasalnya upaya hukum ini merupakan hak tersangka untuk mengajukan Praper.
"Ini hak tersangka untuk mengajukan Praper, jangan sampai penundaan ini, justru malah bisa menghambat prosesnya, tau-tau dilimpahkan atau masuk pokok perkara," imbuhnya.
| Sidang Prapradilan tanpa dihadiri oleh penyidik Kejati Jabar di PN Tipikor Bandung. *poto eko |
Sekedar informasi, tim kuasa hukum INA tengah mengungkap proses penetapan tersangka terhadap INA yang dilakukan Kejati Jabar sudah sesuai prosedur atau sebaliknya.
"Intinya kami melihat proses penetapan tersangka ini belum sesuai dengan prosedur, dan Prof Yusril Ihza Mahendra dipastikan akan turun gunung," ucapnya.
"Tentunya jika Kejati Jabar komitmen dan konsisten untuk hadir sesuai jadwal persidangan dan tidak menunda-nunda lagi," tegasnya.
Terpisah, Kasi Penerangan Hukum (Penhum) Kejati Jabar, Nur Cahya membantah ketidak siapan dalam menghadapi sidang Praper yang dimohonkan oleh tersangka INA.
"Team JPU yg ditunjuk sangat siap utk menghadapi Praper, namun sementara tengah mempelajari permohonan Praper," kata Nur Cahya.
"Selain itu, team juga tengah mempersiapkan bukti-bukti yang akan diajukan ke persidangan disaat jadwal persidangan berikutnya," pungkasnya.***


Posting Komentar